Kolaborasi DPR RI Komisi VIII, Dinsos Lombok Tengah, Sentra Paramitra RI Mataram, Dan Direktorat PSKBA Kunjungi Pontren Safinatunnaja NW Pengadang Pasca Kebakaran, Bantuan Langsung Disalurkan.
Lombok Tengah, 25 Maret 2026 - DPR RI Komisi VIII, Dinsos Lombok Tengah, dan Sentra Paramita RI Mataram, Dan Direktorat PSKBA bergerak cepat menindaklanjuti musibah kebakaran yang menimpa Pondok Pesantren (Pontren) Safinatunnaja NW di Desa Pengadang. Kunjungan ini sebagai bentuk kepedulian dan respons cepat pemerintah terhadap masyarakat terdampak bencana.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Dewan Komisi
VIII DPR RI Fraksi Gerindra, Hj. Lale Syifaun Nufus, M.IP., Kepala Sentra
Paramita RI Mataram, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lombok Tengah, Direktorat
PSKBA, serta Tagana Lombok Tengah.
Peristiwa kebakaran yang terjadi menghanguskan
bangunan pondok/asrama santri hingga ludes terbakar. Meski demikian, disyukuri
tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut, Sebanyak 45 orang santri dilaporkan terdampak.
Sebagai bentuk perhatian dan dukungan, bantuan
langsung dari Kementerian Sosial RI disalurkan kepada pihak pondok, berupa
sembako, perlengkapan rumah tangga, Al-Qur’an, serta perlengkapan ibadah
seperti alat sholat guna menunjang kebutuhan para santri pasca musibah.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan
dari pimpinan yayasan Pontren Safinatunnaja NW yang menyampaikan rasa terima
kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Dilanjutkan sambutan dari
pihak Sentra Paramita yang menegaskan komitmen pemerintah pusat melalui
Kementerian Sosial dalam merespons cepat setiap bencana.
Selanjutnya, Kepala Dinas Sosial Kabupaten
Lombok Tengah menyampaikan pentingnya sinergi dan koordinasi antar pihak agar
penanganan bencana dapat berjalan optimal dan tepat sasaran. Ia juga mengimbau
agar setiap kejadian bencana segera dilaporkan dengan data yang akurat sehingga
penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan efektif.
Sebagai penutup, Dewan Komisi VIII DPR RI
Fraksi Gerindra, Hj. Lale Syifaun Nufus, M.IP., menegaskan bahwa kehadiran
pemerintah merupakan wujud nyata kepedulian kepada masyarakat. Ia berharap
bantuan yang diberikan dapat meringankan beban para korban serta mempercepat
proses pemulihan.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa
pemerintah hadir secara responsif dalam setiap kondisi darurat. Diharapkan ke
depan, masyarakat semakin sigap dalam memberikan informasi apabila terjadi
bencana, sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan
terkoordinasi dengan baik.












