Dapur Umum Hari Ketiga, Pemerintah Lombok Tengah Pastikan Kebutuhan Dasar Korban Rumah Adat Sade Terpenuhi
Memasuki hari ketiga pascakebakaran yang melanda kawasan Rumah Adat Sade, Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, pemerintah bersama seluruh unsur terkait terus memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak tetap terpenuhi.
Salah satu langkah cepat yang dilakukan adalah pengoperasian dapur umum yang dipusatkan di Kantor Desa Rembitan. Dapur umum ini menjadi bagian penting dari respons kemanusiaan untuk menyediakan makanan dan minuman bagi para korban terdampak sekaligus para relawan yang sejak awal berada di lokasi untuk membantu proses penanganan.
Pelaksanaan dapur umum merupakan bentuk kolaborasi lintas sektor antara Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, TNI, Dinas Sosial Provinsi NTB, Dinas Sosial Kabupaten Lombok Tengah, TAGANA, BPBD, serta berbagai unsur dan pihak terkait lainnya.
Selama tiga hari, para petugas dan relawan terus standby memastikan pelayanan dapur umum berjalan dengan baik, terutama dalam memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat yang terdampak langsung maupun para relawan yang terlibat dalam penanganan di lapangan.
Dapur umum tidak sekadar menjadi tempat penyediaan makanan. Lebih dari itu, keberadaannya merupakan bagian dari pemenuhan kebutuhan dasar dan bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
Di sisi lain, pengamanan dan pengaturan situasi di sekitar lokasi juga terus diperkuat. Unsur Polri, Dinas Perhubungan, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) turut berperan menjaga keamanan, ketertiban, serta kelancaran aktivitas masyarakat dan relawan di kawasan terdampak.
Kolaborasi ini menunjukkan bahwa penanganan bencana tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan sinergi, kepedulian, dan gotong royong seluruh unsur agar masyarakat terdampak mendapatkan perlindungan dan pelayanan secara cepat dan layak.
Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah bersama seluruh unsur yang terlibat akan terus melakukan pemantauan dan memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat ditangani secara bertahap.
Di tengah duka, dapur umum menjadi simbol kehadiran dan kepedulian. Dari Rembitan, Lombok Tengah menunjukkan bahwa masyarakat yang terdampak musibah tidak berjalan sendiri.
Pray for Sade.
Bersama dalam kepedulian, hadir dalam kemanusiaan.











