Berita

Dinas Sosial Lombok Tengah Gelar Sosialisasi Pencegahan NAPZA, Wabup Tekankan Peran Bersama Lindungi Generasi Muda
Blog Single

Dinas Sosial Lombok Tengah Gelar Sosialisasi Pencegahan NAPZA, Wabup Tekankan Peran Bersama Lindungi Generasi Muda

Praya, 28 September 2026 — Dinas Sosial Kabupaten Lombok Tengah menggelar kegiatan sosialisasi pencegahan penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA) bagi generasi muda, khususnya kalangan pelajar dan pemuda, Senin (28/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Lesehan 33 Praya tersebut diikuti oleh pengurus Karang Taruna serta siswa dan siswi SMP beserta guru pendamping dari tujuh kecamatan, yakni Kecamatan Praya, Praya Tengah, Janapria, Kopang, Batukliang, Batukliang Utara, dan Pringgarata.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Lombok Tengah sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai pencegahan penyalahgunaan narkoba bagi anak sekolah, termasuk bagaimana mengenali lingkungan dan pergaulan yang berisiko, membangun keberanian untuk menolak ajakan menggunakan narkoba, serta pentingnya peran keluarga, sekolah dan lingkungan sosial dalam melindungi anak dari bahaya NAPZA.

Selain itu, sosialisasi juga membahas dampak hukum penyalahgunaan narkoba, sehingga para peserta memahami bahwa penyalahgunaan narkotika bukan hanya berdampak terhadap kesehatan dan masa depan, tetapi juga memiliki konsekuensi hukum.

Materi disampaikan oleh sejumlah narasumber dari berbagai unsur, yakni Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lombok Tengah, jajaran Polres Lombok Tengah, serta perwakilan DP3AP2KB Kabupaten Lombok Tengah. Kolaborasi lintas sektor tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada peserta mengenai bahaya NAPZA dari sisi sosial, hukum, perlindungan anak, maupun lingkungan keluarga dan sekolah.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lombok Tengah dalam penyampaiannya menekankan bahwa upaya pencegahan narkoba harus dilakukan sejak dini. Anak-anak dan remaja perlu dibekali pengetahuan serta lingkungan yang positif agar memiliki kemampuan untuk melindungi diri dari pengaruh penyalahgunaan NAPZA.

Sementara itu, dari perspektif penegakan hukum, peserta diberikan pemahaman mengenai konsekuensi hukum yang dapat timbul akibat penyalahgunaan dan peredaran narkotika. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi pelajar untuk lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan dan memilih lingkungan pergaulan.

Aspek perlindungan anak juga menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Anak dan remaja perlu mendapatkan pendampingan yang cukup dari keluarga, guru, maupun lingkungan sosial agar tumbuh dalam suasana yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan NAPZA.

Kehadiran Wakil Bupati Lombok Tengah semakin memperkuat pesan bahwa pencegahan narkoba bukan hanya menjadi tugas aparat penegak hukum, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah, sekolah, keluarga, pemuda, serta seluruh elemen masyarakat memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang mampu melindungi generasi muda.

Melalui kegiatan ini, Dinas Sosial Kabupaten Lombok Tengah berharap para peserta tidak hanya memahami bahaya NAPZA, tetapi juga mampu menjadi pelopor dan penyambung informasi positif di lingkungan sekolah, keluarga, Karang Taruna, dan masyarakat.

“Lindungi generasi muda hari ini, untuk menyiapkan masa depan Lombok Tengah yang sehat, produktif, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.”

Related Posts: